
| Lokasi | Kota Vatikan |
|---|---|
| Negara | Tahta Suci Vatikan |
| Kategori | Gereja Katolik Roma |
| Tradisi | Ritus Latin |
| Situs web | Basilika Santo Petrus |
| Dedikasi | Santo Petrus |
| Tanggal konsekrasi | 18 November 1626 |
| Status | Basilika utama (basilika kepausan) |
| Arsitek | Donato Bramante; Antonio da Sangallo; Michelangelo; Giacomo Barozzi da Vignola; Giacomo della Porta; Carlo Maderno; Gian Lorenzo Bernini; Carlo Fontana |
| Gaya | Renaisans dan Barok |
| Peletakan batu pertama | 18 April 1506 |
| Selesai | 18 November 1626 |
| Panjang | 730 kaki (220 m) |
| Lebar | 500 kaki (150 m) |
| Tinggi | 448,1 kaki (136,6 m) |
| Tinggi bagian tengah gereja | 151,5 kaki (46,2 m) |
| Diameter kubah (luar) | 137,7 kaki (42,0 m) |
| Diamter kubah (dalam) | 136,1 kaki (41,5 m) |
| Keuskupan | Keuskupan Roma |
| Imam agung | Angelo Comastri |
Basilika Kepausan Santo Petrus di Vatikan (bahasa Italia: Basilica Papale di San Pietro in Vaticano, bahasa Inggris: Papal Basilica of St. Peter in the Vatican) atau lebih dikenal dengan Basilika Santo Petrus adalah sebuah basilika utama Katolik di Kota Vatikan, dikelilingi oleh Roma. Bangunan ini diklaim sebagai gereja terbesar yang pernah dibangun (dia meliputi area 23.000 m² dan memiliki kapasitas lebih dari 60.000) dan salah satu situs tersuci dalam Kekristenan. Konstruksi basilika ini dimulai pada 1506 dan rampung pada 1626.
Basilika Santo Petrus Lama dibangun atas perintah Kaisar Kristen pertama Konstantin I, pada tahun 326 di tempat Santo Petrus menjadi martir. Seribu tiga ratus tahun kemudian bangunan ini mulai runtuh perlahan-lahan, dan oleh karena itu Paus Nikolas V memerintahkan agar dibangun sebuah basilika yang baru. Tetapi pembangunannya baru dimulai pada tahun 1506 pada masa jabatan Paus Julius II. Pembangunan basilika ini memakan waktu 120 tahun. Michelangelo diminta sumbangan karyanya dengan pieta-nya yang sangat terkenal itu. Waktu itu ia telah berusia 72 tahun. Basilika ini merupakan basilika terbesar di dunia dengan panjang 193 meter dan tinggi 132 meter.
Tradisi mengatakan bahwa tempat bangunan ini merupakan tempat Santo Petrus, salah satu rasul Yesus dan dianggap sebagai Paus pertama, disalibkan dan dikuburkan. Gereja ini merupakan tempat penguburan Santo Petrus tepatnya di bawah altar utama. Beberapa paus lain juga dikubur di dalam dan di bawah basilika ini (lihat: Gua Vatikan).
Basilika Santo Petrus adalah salah satu dari empat basilika penting atau disebut juga empat basilika kepausan, ketiga basilika lainnya adalah Basilika Agung Santo Yohanes Lateran, Basilika Santo Paulus di Luar Tembok dan Basilica di Santa Maria Maggiore, yang bersama dengan Basilica di San Lorenzo fuori le Mura (Basilika Santo Laurensius di Luar Tembok), dikenal sebagai “lima basilika utama” Roma, dihubungkan dengan lima Tahta Patriark kuno dari dunia Kristen (Pentarki).
Lapangan Santo Petrus


Lapangan Santo Petrus (bahasa Italia: Piazza San Pietro) adalah sebuah lapangan yang terletak tepat di depan Basilika Santo Petrus di Vatikan, sebuah enklave Kepausan di dalam kota Roma, Italia.
Ruang terbuka di depan basilika dirancang ulang oleh Gian Lorenzo Bernini, dari 1656 hingga 1667, di bawah arahan Paus Aleksander VII, “agar dapat menampung jumlah orang-orang terbanyak, yang datang untuk melihat sang Paus memberikan rahmatnya, baik dari tengah fasade gereja maupun dari jendela di Istana Vatikan” (Norwich 1975, hal. 175).
-sumber: Wikipedia.